Tampilkan postingan dengan label Juga Bisa Pintar Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juga Bisa Pintar Matematika. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Desember 2017

Pintar Matematika Juga Bisa Menjadi Ahli Robotik

Tantangan Day12
===============================

Kidz zaman now selalu menantang diri untuk melakukan hal-hal yang baru. Ditunjang juga dengan kecangihan teknologi dan informasi yang membuat mereka makin luas wawasannya, makin cepat belajar, makin cepat memahami sesuatu sehingga mereka terfokuskan untuk praktek dan melakukan sesuatu sesuai dengan bakat dan minat mereka. Mengenal minat dan bakat anak lebih dini adalah lebih baik, sehingga mereka bisa langsung fokus melatih dan mengasah kemampuan mereka.

Salah satu kegiatan yang menarik anak-anak zaman now adalah membuat robot. Yang saat ini sasarannya sudah semakin luas karena anak TK zaman now sudah bisa membuat robot sendiri. Aktivitas menyusun dan membuat robot sekilas seperti bermain-main bongkar pasang sesuatu. Namun jika kita telaah kembali banyak sekali melibatkan mata pelajaran matematika, science dan teknologi, fisika, desain, Mekanika, Elektornika, dan Pemrograman didalamnya.

Berikut pemaparannya :

1. Kaitannya dengan Matematika :
Menggunakan sistem bilangan dan bentuk persamaan atau perbandingan untuk menyajikan kondisi kondisi tertentu. Menghitung, mengukur dan mengestimasi untuk menyelesaikan suatu masalah.
Penerapan konsep dasar dari aljabar, geometri, teori kemungkinan (probabilitas) dan statistic.

2. Kaitannya dengan Science dan Teknologi :
Pengetahuan tentang sistem robotika. Pengetahuan fungsi-fungsi sensor dan motor.

3. Kaitannya dengan Komputer dan pemrogramman. 

4. Kaitannya dengan Fisika : 
Penerapan rumus kecepatan, percepatan, gaya dan beban.

Waw... semua mata pelajaran tumplek disana tetapi anehnya kok anak-anak bisa dan enjoy ya. Bahkan mereka betah sekali meskipun sudah berjam-jam mengerjakan project robotnya. Yap, menyusun dan merakit project robot adalah hal yang menyenangkan buat mereka.

Kuncinya belajar adalah senang dan suka!
Maka tebaran manfaat dari sebuah ilmu akan terasa ditambah mereka terus mempraktekan semua teori dan konsep yang mereka terima.

Manfaat belajar robotik dalam melatih motorik halus anak

1. Merangsang berpikir sistematis dan terstruktur dalam menyelesaikan sebuah masalah . 
2. Meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak.
3. Meningkatkan ketrampilan Imajinasi dalam mendesain sebuah robot, karena dalam merancang robot perlu kreativitas .
4. Melatih kerjasama dalam kelompok dan meningkatkan kepercayaan diri, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya.
5. Melatih kesabaran dan ketekunan dalam membuat suatu projek. 

Apapun bidang yang mereka sukai, semoga semakin menambah kecerdasaan dan menjadi bekal masa depannya. Allohuma Aamiin...




Berbagai sumber.




Menjadi Koki Juga Bisa Pintar Matematika

Tantangan Games Level6
=================================




Rumit dan beratnya pelajaran matermatika di sekolah, membuat anak malas dan ogah-ogahan mempelajarinya. Sehingga anak-anak dianggap bodoh karena nilai matematikanya jelek. Padahal tanpa disadari oleh kita pelajaran matematika, sering kita praktekan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai teori yang sederhana sekaligus rumit selalu kita lakukan di rumah, hanya saja kita tidak tahu dan tidak sadar bahwa semua itu begian dari pelajaran matematika.

Hal keseharian kita yang berhubungan langsung dengan pelajaran matematika, salah satunya saat kita memasak. Yap, benarkah dalam memasak kita belajar juga matematika? Mari kita kupas apa saja unsur-unsur matematika dalam memasak:

1.Konsep identifikasi : Sebelum memasak tentukan dulu, mau memasak apa lalu pastikan sudah sesuai dengan resepnya. Misal jika ingin membuat masakan tentukan dulu bahannya apa juga bumbunya apa saja. Atau saat membuat kue perlukah membuat kue pakai tepung tapioka atau tepung terigu.
2.Konsep hitungan : Dengan resep yang ada maka kita harus mematuhinya, agar masakan yang kita buat rasanya enak dan lezat karena sudah teruji. Disini anak-anak belajar menakar, menimbang dan menghimpun.
3.Konsep bentuk : Mengenal konsep bentuk benda-benda yang ada di dapur, lalu mengklasifikasikan barang-barang apa saja yang menunjang kita saat memasak.
4. Konsep Konduksi : Mengenal konsep perpindahan panas dari api, menuju panci lalu menghantarkan panas ke makanan sehingga makanan tersebut akan masak.
5.Konsep sekuensi : Dalam resep selalu ada tahapan-tahapan yang harus dilewati saat meracik bahan. Jika ada tahapan yang terlewat bisa dipastikan makanan tidak akan sesuai dengan resep yang diikuti.
6. Konsep waktu : Makanan yang dimasak memiliki tenggat waktu tertentu, agar makanan matang merata. Dan pas saat dihidangkan.