Sabtu, 26 Agustus 2017

Family Project Day 17



Aku yakin bahwa warisan terbesar yang bisa kita tinggalkan bagi anak-anak kita adalah kenangan bahagia.
“Og Mandino”

Hari ini project kita adalah saling melenyapkan ego masing-masing. Karena ingat sebuah status seseorang Ketika "ego menggenggam" dalam diri sangat kuat,maka keberlimpahan dan kemakmuran tidak akan menghampiri dan tidak akan bersahabat,yang ada adalah hidup semakin kere, banyak mengeluh dan banyak menyalahkan orang lain.
Sepertinya nampak tidak penting, menghilangkan keegoan yang bersemayam dalam diri kita, namun sangat berarti akan keharmonisan sebuah keluarga.
Saya memulai memangkas ego saya sendiri, sebagai seorang istri dan ibu kenapa di mulai dengan diri sendiri? Karena kita adalah jantung di dalam rumah, jika jantungnya terganggu maka denyut rumah itu tak akan menghadirkan kecerian dan kebahagiaan. Saya kan memulainya dengan membuka hati, menjadikan setiap kebersamaan adalah proses belajar yang menyenangkan. Interaksi yang positif, tawa canda dan pelukan.

#Day17
#Level3
#KelasBundaSayang
#FamilyProject
#IIP




Kamis, 03 Agustus 2017

Aliran Rasa Games Level2



Menjelang berakhirnya tugas saya sebagai Korlan Juli 2017 di kelas Bunda Sayang Kalimantan 2. Penyakit saya mendadak kambuh padahal saya masih merekap peserta yang lulus. Namun saya tahan hingga benar-benar bisa merampungkan semua tugas, Alhmdulillah...

Setelah itu keesokan harinya, saya terbaring lemah seharian karena semalaman benar-benar tak bisa tidur. Rasa sakitnya begitu menyeruak hebat namun saya tahan tak ingin membuat kegaduhan malam-malam.
Untungnya ada si sulung Annisa yang sudah terbiasa menangani tugas -tugas rumah. Siapkan sarapan untuk adiknya, buatkan bubur untuk saya bersih-bersih dan mencuci. Si bungsu Hanif juga tak mau ketinggalan. Dengan suka rela memijat dan selalu mengambilkan air es untuk saya minum, meski terkadang dia yang menghabiskan air es-nya. "Dicampur sirup marjan melon enak nih mi" begitu selalu katanya.
Saya hanya tersenyum menahan sakit. Saya rasa ada hikmahnya juga saya sakit, saya bisa melihat kemandirian si sulung yang sudah demikian terlatih saat 10 hari terakhir tantangan. Dan hari ini saya betul-betul melepasnya, tidak mengatur-ngatur apa yang harus mereka kerjakan...

Rabu, 19 Juli 2017

Melatih Kemandirian Day7


Fase: Konsistensi

            Pada awalnya kita merasa memulai sesuatu itu sulit namun ternyata ada yang lebih sulit dari itu, yaitu menjaga Konsistensi  setelah rencana tertata rapi dan terlaksana pada hari pertama dan seterusnya ternyata mandeg di hari ke tujuh. Mmmh… Banyak alasan yang mereka kemukakan “Ntar deh..!” Jadinya hari ini semua seperti semula. Oke deh istirahat dari rutinitas sepertinya memang perlu.. Baiklah!

#Day7
#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari


Melatih Kemandirian Day6



Fase: Hati-hati dalam melakukan sesuatu!
         

   Pagi itu Annisa menghangatkan ayam serundeng untuk sarapannya, namun tiba-tiba terdengar teriakan! Saya kami menghampirinya ke dapur, dia terduduk menahan sakit. Saat kami tanya kenapa, ternyata tangannya tak sengaja bersentuhan dengan pinggiran teflon yang panas. Jadilah pagi yang memilukan untuknya, karena harus menahan sakit dan perih ditangan kanannya. Sebagai pertolongan pertama saya oleskan salep untuk luka bakar, perlahan tangisnya terhenti namun tetap sesegukan.
            Melakukan perkerjaan apalagi di rumah memang rentan sekali bersentuhan dengan bahaya. Namun kita harus mengajarkan anak-anak untuk waspada dan hati-hati jika mengunakan barang-barang elektronik, listrik, kompor yang menyala, dan beragam peralatan dapur yang tajam seperti pisau, parutan dll.
Mulai saat ini harus ber hati-hati yaa!

#Day6
#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari


Senin, 17 Juli 2017

Melatih Kemandirian Day 5



Fase: Suka Mengerjakannya!

Annisa calon koki hebat! Dia sangat senang memasak apa saja, pintar mengulek bumbu dalam cobek dan juga pandai berinovasi berbagai hal makanan. Terakhir dia mencoba pizza yang bahan utamanya bukan adonan tepung atau roti tetapi nasi. Idenya begitu saja meluncur, saat ada nasi yang tinggal beberapa centong di magicom. Lalu dia mencampurnya dengan beberapa bahan yang sengaja selalu saya sediakan dikulkas, seperti:
 
1.      Telur
2.      Tepung Terigu
3.      Tepung Bumbu
4.      Sosis
5.      Saos
6.      Mayones
7.      Keju
8.      Mentega


Semua bahan diatas saya prioritaskan selalu tersedia, karena banyak sekali kemudahan dan bisa membuat apa saja seperti cemilan atau makanan utaman. Juga saat rasa malas masak melanda, cukup dengan telor ceplok atau srcambel egg ditaburi keju mantap!


#Day5
#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari