Rabu, 22 November 2017

IIP Bontang Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Pada Anak



Pada hari Minggu, 19 November 2017, bertempat di Lapangan Bessai Berinta, Lang-Lang, Kota Bontang, Institut Ibu Profesional (IIP) Kota Bontang mengadakan acara mendongeng dan membaca. Acara ini ditujukan bagi anak-anak dan orang tua yang sedang berada di area tersebut, serta memiliki ketertarikan pada dunia parenting dan pendidikan anak.

Acara yang bertajuk "Tangkis! Kekerasaan Seksual Pada Anak" ini merupakan salah satu kegiatan Divisi Offline yang dimiliki oleh komunitas IIP Kota Bontang. Tujuannya selain untuk menggiatkan aktifitas literasi di kalangan anak-anak Kota Bontang, juga untuk mengkampanyekan pencegahan kekerasan seksual pada anak.
 


Karena seperti yang kita ketahui bersama, kekerasaan seksual pada anak usia sekolah di Indonesia, saat ini terus meningkat tajam. Ditambah lagi, masih banyak dari para korban ini yang tidak berani memberitahukan kepada orang tua, dengan alasan bingung, takut dimarahi, atau malu. Oleh sebab itulah, IIP sebagai salah satu komunitas tempat berkumpulnya para ibu, merasa perlu menyuarakan hal ini agar makin banyak orang yang tergugah untuk peduli dan mengerti bahwa kekerasan seksual pada anak bukanlah hal yang jauh dari kehidupan kita semua. 




Acara tersebut, diawali dengan mengelar pameran kreasi mainan kardus dan Perpustakaan kecil, dimana para pengunjung terutama anak-anak bisa membaca dan memainkan kreasi-kreasi mainan kardus karya IIP Bontang. 


Setelah itu, dilakukan pemaparan tentang pencegahan kekerasan seksual dengan judul  “Jagalah Tubuhmu”, yang dilakukan oleh Koordinator Divisi Offline IIP Kota Bontang, Dina Riandani. Pemaparan ini disertai dengan menyanyikan lagu “Mengenal Sentuhan” yang diciptakan oleh psikolog dan pemerhati anak, Elly Risman, Psi.

Menurut Dina, kegiatan sosialisasi ini diharapkan bisa menjadi langkah preventif untuk menimbulkan kesadaran bersama, serta secara signifikan menekan angka kekerasan seksual pada anak.[Feli]


Selasa, 21 November 2017

ALIRAN RASA GAMES #5 “STIMULASI MEMBACA”



Membaca menurut wikipedia adalah kegiatan meresepsi, menganalisis, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan. Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati. Itulah sebabnya mengapa Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca sesuai dengan Al-quran Surat Al-Alaq.

Namun entah bagaimana awalnya kegiatan membaca ini sering kita tinggalkan dan abaikan! Kebanyakan kita memilih menjadi penonton pasif yang menerima segala hal informasi dengan mentah-mentah tanpa ditelaah dan diobservasi terlebih dahulu. Sehingga semakin bermunculan berita-berita hoax yang tersebar dengan mudahnya, akibatnya semakin banyak orang yang terugikan dengan pemberitaan tersebut. Maka membaca, menelaah dan mengobservasi suatu berita haruslah kita lakukan mencegah hal-hal yang akan merugikan kita dikemudian hari.

Kenapa kita malas membaca?

Sebagian dari kita mendapatkan kekeliruan dalam stimulasi tentang membaca, kita menganggap belajarmembaca adalah pekerjaan anak-anak usia sekolah. Saat lulus dari sekolah maka kewajiban belajar membaca bebas juga padahal tidak begitu! Sehingga kebanyakan dari mereka adalah BISA membaca namun tidak paham maksud dan tujuan dari sebuah bacaan tersebut.

Sebenarnya proses belajar membaca ini bukanlah proses yang bisa dilalui hanya dalam satu atau dua bulan, tiga puluh atau enam puluh jam seperti yang diiklankan buku-buku dan tempat kursus membaca. Proses belajar membaca di mulai sejak anak berada dalam kandungan. 

Yap, dari awal kandungan sebenarnya proses pendidikan anak sudah mulai berlangsung, lalu dipertajam kembali dengan stimulasi-stimulasi membaca. Anak belajar dari pengalamannya melihat ,menilai, dan meniru. Kebiasaan orang tua sehari-hari bisa menjadi perilaku yang di contoh anak. Jika orang tua suka membaca buku maka kebiasaan ini bisa dicontoh anak. Anak akan terdorong untuk suka membaca juga. Menanamkan kebiasaan membaca penting untuk perkembangan anak menuju tingkat kedewasaan yang lebih tinggi.

#AliranRasa