Selasa, 23 Mei 2017

“Bersama Allah kami bisa lebih baik lagi”





Tidak ada yang  lebih sempurna
dari Rasulullah SAW dalam pengasuhan anak.
Maka berilah ruang dalam hati kita untuk menerima
bahwa kita bisa salah.
Maka tidak perlu kita mengatakan
                                                                “Kami merasa gagal menjadi orangtua” namun katakanlah
“Bersama Allah kami bisa lebih baik lagi”
-Kiki Barkiah-

                Sebelum menerjunkan diri dalam komunitas bernama Institut Ibu Profesional, siapalah saya. Saya hanya seorang ibu yang sangat miskin sekali dengan ilmu, kemiskinan saya itu dipicu oleh minimnya rasa antusias pada semua ilmu yang lewat didepan saya. Selama 11 tahun , saya menjadi pribadi yang apatis, mudah berputus asa dan seperti kehilangan harapan. Saya merasa hidup saya baik-baik saja dan merasa tak ada masalah, hingga pada satu titik akhirnya saya menyadari bahwa hidup saya ini kosong, berbagai masalah siap mendekat, meledakan dan menghancurkan hidup saya.


            Alhmdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk menyadari dan memperbaikinya sekarang. Tepatnya setelah mengikuti 9 pekan perkuliahan Institut Ibu Profesional, perlahan arah hidup dan cara pandang saya berubah. Saya mulai antusias akan sesuatu yang baru dan mencoba hal-hal yang menunjukan eksistensi saya dengan kembali menekuni dunia menulis. Karena menulis adalah pekerjaan mengabadikan. Apapun yang dikerjakan, atau sehebat apapun seseorang, maka hanya tulisan yang dapat mengabadikan dan menceritakannya pada generasi mendatang.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan dalam sejarah” (Pramoedya Ananta Toer)




            Setelah melewati 9 pekan martikulasi dan lulus dengan istimewa, karena mendapat 2 sertifikat dari para fasilitator dan dari tim pusat IIP. Membuat saya semakin tertantang untuk lebih baik lagi dikelas selanjutnya, yaitu kelas Bunda Sayang. Dengan materi-materi yang lebih menantang dan semakin menguji kesungguhan diri untuk memantaskan diri menjadi seorang istri dan seorang ibu dari suami dan anak-anak yang sudah Allah SWT takdirkan menjadi bagian dari kehidupan saya. Pada akhirnya saya selalu yakin, bahwa Allah SWT akan memampukan saya untuk memperbaiki hidup dan menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Aamiin ya rabbal’alamin.


           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar