Rabu, 17 Mei 2017

Resume Kuliah WhastApp Bersama Kang Rendy Saputra* (CEO Keke Busana)




Hasil gambar untuk rendy saputraKuliah WhastApp direlay oleh 28 grup Institut Ibu Profesional (+_7000 member) yang tersebar di seluruh Indonesia dan Asean.  Kuliah ini melengkapi materi di tahapan Bunda Produtif sebagai sarana menguatkan peran spesifik para ibu dalam bidangnya masing2 sehingga formula sukses (4E ~ easy, excellent, enjoy & earn) tercapai. Maka, Kulwhap Mompreneur ini pun sbg bentuk stimulasi penguatan peran tsb, dan salah satu program pemberdayaan kelas minat (rumah belajar) ibu profesional. Kang Rendy membuka kelas tepat pukul 21.00 WITA, sebelum menyampaikan materi. Beliau memaparkan keharuan dan kebanggaannya bisa menyapa para Emak-emak yang tergabung di Institut Ibu Profesional .

Dalam Kuliah yang berdurasi kurang lebih 3 jam ini, Kang Rendy membahas materi dengan tema “Ketika Emak-emak Berbisnis” Kang Rendy membahas 3 hal saja yang paling fundamental yang harus dilakukan para Emak-emak sebelum memulai berbisnis:

  1.    Menyadari peran utama sebagai Istri, Ibu, Anak dan bagian dari masyarakat.
Karena seorang perempuan memiliki peran yang sangat komplek dalam keluarga dan masyarakat, maka mengkomunikasikan segala hal kepada suami, anak dan orangtua menjadi nomor pertama yang harus dilakukan sebelum Emak memulai berbisnis. Karena berbisnis memerlukan dukungan dari semua pihak, agar tugas dan tanggung jawab Emak dalam urusan domestik bisa didelegasikan pada pihak lain, misal suami membantu berbelanja dan antar jemput anak, anak-anak mencuci piring dan bersih-bersih sementara Emak fokus mencuci baju dan memasak. 

     2. Saatnya membangun pasar dengan bersilaturahmi dan menjalin pertemanan.
Benarlah sabdakan oleh Rasulullah SAW ”Siapa yang ingin rezekinya diperluas dan umurnya panjang maka hendaknya ia bersilaturrahmi.” Maka jadikanlah teman sebagai market terbaik.  

3. Membangun produk yang unggul, fokus dan memiliki strategi jualan yang canggih. 
Artinya kita mengenal, memahami produk yang akan kita jual lalu membuat rencana pemasaran yang lebih terstuktur agar bisnis kita berjalan dengan serius bukan berbisnis dengan asal-asalan atau ala kadarnya. Gali ilmu berbisnis, pelajari keberhasilan para pengusaha yang sudah sukses. 




Tepat pukul 23.00 WIB materi ditutup sesi tanya jawab dengan menjawab 50 pertanyaan yang disampaikan peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan Asean.  Sebelum Kang Rendy menutup materi, beliau menyampaikan kembali alasan “Kenapa Emak-emak harus berbisnis?” Ada beberapa alasan kenapa para Emak-emak harus bisa berbisnis antara lain:  Dengan berbisnis Emak-emak akan belajar dan bertumbuh, karena 9 dari 10 Pintu Rezeki ada dalam Perdagangan atau Bisnis, sebagaimana Rasulullah SAW menjadi pengusaha semenjak usianya masih belia. Berbisnis untuk Emak-emak adalah ajang bersinergi dengan suami, mengcover segala kebutuhan dan biaya hidup yang semakin tinggi. Para emak-emak yang diberikan anugerah bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu (multitasking). Misalnya, membersihkan rumah sambil menjaga anak. Kemampuan ini bisa digabungkan dengan kecanggihan teknologi yang memudahkan emak-emak menjalankan bisnis meski hanya di rumah saja.

“Melangkahlah, tegakkanlah kaki anda jadilah Emak-emak produktif“
(Kang Rendy)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar