Minggu, 11 Februari 2018

Memcetak Anak Cerdas Finansial, dimulai dari Orang tuanya

Mendidik anak agar cerdas dalam mengatur uang saku, hanyalah salah satu cara saja buat anak-anak paham bagaimana mengelola keuangan sejak dini.

Yang lebih penting adalah para orang tua juga sudah selesai dan paham betul dengan pola keuangan mereka. (PR berat ini hehe) karena percuma jika kita mengajarkan anak untuk cerdas finansial, orang tuanya masih bergelut keuangan yang tidak sehat.

Ya, bukan fisik aja yang bisa dikatakan sehat. Keuangan juga, ada beberapa cek indikator keuangan yang harus dilakukan yaitu:

1. Indikator kesehatan keuangan pertama, likuiditas. Bahasa awamnya adalah uang tunai atau tabungan yang siap untuk langsung diguanakan. Dalam perencanaan keuangan biasa juga disebut dengan yang namanya dana darurat. Dana darurat ini dikatakan dalam batas yang normal kalau jumlahnya minimal 2-3 kali pengeluaran setiap bulannya.

2. Indikator kesehatan keuangan kedua, saving ratio. Yaitu kemampuan seseorang untuk menabung dari income yang dia dapatkan setiap bulannya. Dikatakan baik parameter ini kalau seseorang bisa menabung secara rutin setiap bulannya minimal 10% dari penghasilan.

3. Indikator kesehatan keuangan ketiga, debt service ratio. Yaitu kemampuan seseorang untuk membayar cicilan utangnya setiap bulan. Paramater ini dikatakan baik kalau jumlah cicilan utang yang dibayarkan setiap bulannya kurang dari 30% penghasilan.

Sumber:http://mengelolakeuangan.com/indikator-kesehatan-keuangan/

#Day11
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
 #Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
 #CerdasFinansial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar