Sabtu, 03 Juni 2017

Choose the Right Time



(Komunikasi dengan pasangan)


Menikahi itu bukan hanya menyatukan dua fisik laki-laki dan perempuan, lebih dari itu menyatukan hati, pikiran, kebiasaan dan latarbelakang keduanya. Mencampurkan semuanya menjadi sebuah rangkaian yang dibingkai dalam sebuah kata RUMAH TANGGA.
(Feli Mulyani)


Suatu hari di perjalanan pernikahan, saya pernah dilanda CEMBURU yang luar biasa pada suami, Saya menduga suami berselingkuh. Tanpa berpikirpanjang dengan emosi saya langsung minta klarifikasi suami, dengan mengoceh panjang lebar didepannya agar suami mengerti sakit hati saya dan segera meminta maaf. Namun ternyata suami bertindak sebaliknya karena dia merasa tak pernah melakukan apa yang saya tuduhkan. Alhasil malam itu kita perang dingin, tidak berbicara sama sekali, tidurpun berjauhan suami memilih tidur di sofa dan saya memilih tidur bersama anak.
Hari kedua dan ketiga masih dingin, semuanya masih bersikeras dengan pendapat masing-masing. Saat itu kita memang tidak menunjukan pada anak-anak. Dihadapan mereka kita biasa saja meski hanya sedikit sindir saja. Ah, rasanya tidaks enak sama sekali tetapi untuk mulai berdamai rasanya gengsi biarlah waktu yang akan menjawabnya.
Perang dingin pertama kali yang saya alami dengan suami, membuat kami sadar bahwa segala sesuatu harus kita “bicarakan tepat waktu”. Lihat kondisi masing-masing saat ingin membahas suatu masalah. Tepat di hari ke empat ternyata kita punya niat yang sama untuk berbaikan, akhirnya kita jadi ketawa. Mulai sedikit hangat lagi suasana. Kita saling meminta maaf dan meluruskan semuanya, ternyata apa yang saya tuduhkan tidak benar sama sekali. Suami alhmdulillah masih setia pada janji pernikahan kami.
Ini menjadi pelajaran buat saya, saat mendapati hal-hal yang tidak enak dalam hati. Saya belajar untuk tidak langsung menunjukannya, takut hal itu terulang lagi. Berprasangka baik selalu sama suami itu lebih menyenangkan!

#level1
#day3
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahBunsayIIP



Tidak ada komentar:

Posting Komentar